IMPLEMENTASI PROGRAM MU’ADALAH DI PONDOK PESANTREN BAITUL ARQOM BALUNG KABUPATEN JEMBER

Imron Fauzi

Abstract


Seiring dengan perkembangan zaman, sistem pendidikan di pesantren banyak mengalami perubahan. Sebagian pondok pesantren menggunakan sistem sekolah/madrasah dan kurikulumnya menyesuaikan dengan kurikulum pemerintah. Sementara yang yang lain masih bertahan pada sistem tradisional. Meski demikan, selama ini masyarakat telah memberikan pengakuan terhadap kualitas lulusan pesantren, bahkan sebagian dari lembaga pendidikan di luar negeri telah memberikan pengakuan kesetaraan (mu’adalah) terhadap sejumlah lulusan pondok pesantren. Karena itu, melalui Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005, Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2007, dan Peraturan Menteri Agama No. 18 Tahun 2014, pemenrintah mulai mengakui (mu’adalah)pesantren setara dengan MA/SMA. Namun demikian pengakuan pemerintah Indonesia ini masih menyisakan beragam persoalan seperti standarisasi yang belum diimplementasikan secara optimal oleh pesantren. Tulisan ini mencoba mengkaji implementasi program mu’adalah di Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung Kabupaten Jember dengan fokus penelitian pada bagaimana implementasi program mu’adalah di Pondok Pesantren Baitul Arqam Balung Kabupaten Jember, bagaimana problematikanya serta bagaimana dampak dari diimplementasikannya program tersebut di Pesantren Baitul Arqam Balung Kabupaten Jember. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian ini di Pondok Pesantren Baitul Arqam Balung Kabupaten Jember. Dalam penelitian ini teknik penentuan informan yang digunakan dengan cara snowball sampling. Adapun prosedur pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumenter. Prosedur analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, metode, dan teori. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi program mu’adalah telah dilaksanakan sesuai dengan standar nasional pendidikan kecuali standar evaluasi, pembiayaan dan manajemen. Problematika yang dihadapi terletak pada masalah administratif, avaluatif, pembiayaan dan sertifikasi serta kualifikasi guru

 

Kata Kunci: Implementasi Program, Pesantren Mu’adalah.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.