MODEL PENGANGGARAN TERPADU BERBASIS PRIORITY QUALITY; STUDI SEKOLAH DASAR INTEGRAL LUKMAN HAKIM JEMBER

Zainuddin Al Haj Zaini

Abstract


Dalam pengelolaan mutu pendidikan diperlukan tiga hal yang berkaitan yaitu kecukupan sumber daya pendidikan, mutu proses pendidikan dan mutu output pendidikan. Manajemen pembiayaan merupakan bagian sumber daya pendidikan yang dapat menentukan keberhasilan mutu pendidikan. Pembiayaan pendidikan merupakan komponen produksi yang menjamin terlaksananya kegiatan dan program yang sesuai standart mutu pendidikan, karena itu pemerintah melalui PP nomor 19 tahun 2005 menetapkan standart pembiayaan dalam peningkatan mutu pendidikan. Rendahnya mutu pendidikan salah satu yang menjadi penyebabnya adalah permasalahan manajemen pembiayaan di lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan menemukan: Prinsip, proses dan strategi  pengelolaan pembiayaan pendidikan dalam meningkatkan mutu sekolah.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis studi kasus dengan rancangan multikasus. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi peran serta dan study dokumentasi. Sementara analisis data dilakukan dua tahap, yakni analisis data kasus individu dan analsis data lintas kasus. Sedangkan pengecekan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kridebilitas, transferabilitas, depandabilitas dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan : (1) Prinsip manajemen pembiayaan pendidikan dalam peningkatan mutu sekolah/madrasah yang dikembangkan berdasarkan ; (a) nilai ibadah/religius, (b) biaya pendidikan ditanggung bersama, (c) kualitas pendidikan Islam yang bermutu dan berdaya saing, (d) dapat memenuhi standart mutu pendidikan nasional /internasional, (e) pengelolaan biaya pendidikan dijalankan dengan amanah dan jujur.  Prinsip yang dipergunakan adalah ; amanah, jujur, gotong royong, tepat sasaran, efektif, adil, berbasis prioritas dan berkesinambungan. (2) Proses manajemen pembiayaan pendidikan dalam meningkatkan mutu sekolah/ madrasah dilaksanakan melalui; (a) perencanaan menerapkan pendekatan penganggaran terpadu berbasis prioritas, (b) pelaksanaan menerapkan program grade based system, (c) evaluasi menerapkan model internal, (d) pertanggung jawaban menerapkan model audit keuangan dan kinerja pengelolaan biaya pendidikan. (3) Strategi manajemen pembiayaan pendidikan dalam meningkatkan mutu sekolah/madrasah dilakukan dengan (a) Penyusunan anggaran (budgeting) melalui RKAS dan RKAM. (b) Pembukuan (accounting) dilakukan bendahara yayasan sekolah/madrasah. (c) Pemeriksaan (auditing) dilakukan pimpinan yayasan dan stakeholder..

 

Kata Kunci :   Manajemen Pembiayaan Pendidikan, Peningkatan mutu sekolah.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


p-ISSN 1412-5439 

e-ISSN 2656-7369