PENDIDIKAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT HINDU TENGGER ARGOSARI

Siti Khoiriyah, Wildatul Maghfiroh

Abstract


Pendidikan merupakan sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Salah satu desentralisasi pendidikan adalah desentralisasi kurikulum. Departemen Pendidikan Nasional hanya menentukan standar-standar minimal yang harus dipenuhi oleh satuan pendidikan ditingkat daerah. Standar minimal itu berupa standart kompetensi lulusan, standart isi, standar penilaian pendidikan, standar  sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, dan standar pembiayaan. Pengembangan lebih jauh terhadap standar-standar tersebut diarahkan kepada daerah masing-masing. Dengan adanya desentralisasi kebijakan itu, maka daerah dapat mengembangkan potensi wilayahnya sesuai engan situasi dan kondisi setempat. Salah satu kebijakan yang dapat dikembangkan adalah membuat kurikulum sekolah yang berbasis keunggulan lokal atau kearifan lokal. Maka fokus penelitian yang kami angkat yakni (1) apa saja bentuk pengejawantahan nilai kearifan lokal dalam pembelajaran di SDN Argosari 1?; (2) bagaimana keterlibatan pasraman dalam mengembangkan nilai-nilai kearifan lokal di SDN Argosari 1?; dan (3) bagaimana implikasi pembelajaran penanaman nilai-nilai kearifan lokal terhadap siswa? Yang menjadi tujuan penelitian ini adalah (1) bentuk pengejawantahan nilai kearifan lokal dalam pembelajaran di SDN Argosari 1?; (2) keterlibatan pasraman dalam mengembangkan nilai-nilai kearifan lokal di SDN Argosari 1?; dan (3) implikasi pembelajaran penanaman nilai-nilai kearifan lokal terhadap siswa? Berkaitan dengan uraian diatas, tulisan ini mencoba memaparkan tentang Pendidikan Berbasis Local Wisdom di Tengger; Studi Kasus SDN 1 Argosari Tengger.

 

Keywords: Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


p-ISSN 1412-5439 

e-ISSN 2656-7369