IMPLIKASI PROGRAM BANTUAN PEMERINTAH TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI GURU NGAJI DI KABUPATEN JEMBER

Aris Maya, Moch Chotib, Ahmad Royani

Abstract


Penelitian merupakan hasil kajian tentang implikasi pemberintah Kabupaten Jember yang mayoritas penduduknya beragama Islam saat ini memiliki guru ngaji mencapai 25.271, jumlah ini meningkat pesat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya berkisar 8.000 saja. Peningkatan kuantitas guru ngaji yang sangat signifikan tersebut menarik dianalisis karena hal ini terjadi setelah pemerintah menerapkan program  bantuan terhadap mereka. Apakah peningkatan kuantitas guru ngaji tersebut berbanding lurus dengan peningkatan kualitas dan kompetensi mereka atau malah sebaliknya. Hasil penelitian ini menunjukkanpertama bantuan pemerintah kabupaten terhadap jemberterhadap guru ngaji diimplementasikan dalam bentuk bantuan sosial kesejahteraan guru ngaji  (Bansos).Dana bantuan gurungaji tersebut berasal dari pos belanja sosial APBD Jember.Kedua Guru ngaji di kabupaten Jember tahun 2013 yang menerima Bansos berjumlah 25.271  orang yang tersebar di di 31 kecamatan dan 247 desa/kelurahan  dengan sebaran rata-rata  per desa/kelurahan 110 guru ngaji. Implikasi penting dalam meningkatkan kompetensi guru ngaji di kabupaten Jember, sebab dengan tingkat kesejahteraan yang memadai seorang guru ngaji akan terdorong untuk melaksanakan tugas, peran dan fungsinya sebagai guru ngaji secara maksimal, sehingga proses pembelajaran Al-Qur’an yang dilakukannya dapat berlangsung secara optimal dan  bergairah, yang dengan itu pada gilirannya tercipta suasana belajar yang menyenangkan, sehingga tujuan pembelajaran  akan dicapai secara efektif dan efisien

 

Kata Kunci : Bantuan Pemerintah, Guru Ngaji


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


p-ISSN 1412-5439 

e-ISSN 2656-7369