MANAJEMEN GURU DALAM MENERAPKAN METODE PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA ANAK AUTIS

Umi Hanik

Abstract


Warga Indonesia secara keseluruhan berhak memperoleh pendidikan dari tingkat dasar sampai tingkat tinggi. Namun fenomena pendidikan yang dialami oleh warga negara ini sangatlah tidak sama. Hal ini disebabkan oleh perkembangan manusia yang sejak lahir hingga dewasa selalu berjalan dengan baik dan mulus. Dengan kata lain perkembangan manusia ada yang wajar atau normal namun ada pula yang tingkat perkembangannya mengalami hambatan.

Mereka yang memiliki perkembanga baik jasmani maupun mentalnya mengalami gamgguan bagaimanapun keadaannya mereka tetap warga negara Indonesia yang harus mendapat perlakukan yang sama dalam bidang apapun lebih-lebih pendidikan. Hal ini telah ditetapkan dalam pasal 8 Undang-undang pendidikan Indonesia yang menyebutkan bahwa :“Warga negara yang mempunyai kelainan fisik dan mental berhak memperoleh pendidikan luar biasa.”

Problematika mendasar yang dihadapi guru dalam mengembangkan kreativitasnya terutama dibidang pembelajaran adalah salah satunya bagaimana guru mampu mengelola metode yang dimiliki dapat diaplikasikan kepada peserta didiknya lebih-lebih peserta didik yang memiliki kelainan fisik maupun mental, yang dalam hal ini adalah anak autis. Olehkarenaitupembahasaniniakandiuraisecarasistematistentangpenangananakautisdalam proses belajarmengajar.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.