MEMBANGUN KOMUNIKASI EFEKTIF ANTARA PENDIDIK DENGAN PESERTA DIDIK DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Siti Aminah

Abstract


Pendidik yang mampu berkomunikasi efektif terhadap peserta didiknya tentu akan mampu mengoptimalkan efektifitas pelaksanaan tugas mulianya mengarahkan peserta didik menjadi hamba Allah yang sempurna. Al-Qur’an dan Hadits sebagai pedoman hidup manusia membahas begitu jelas tentang membangun komunikasi secara efektif. Berkomunikasi secara efektif adalah berkomunikasi dengan bahasa kebajikan baik dengan bahasa verbal maupun nonverbal yang harus melihat situasi dan kondisi agar apa yang diharapkan dapat tercapai.  Model Komunikasi pendidik dijelaskan dalam al-Qur’an yaitu: 1) Qaulan balighan : model komunikasi pendidik untuk menyentuh aspek kognitif dan afektif  peserta didik, 2) Qaulan layyinan: model komunikasi fleksibel pendidik untuk peserta didik yang memiliki karakter kurang baik, 3) Qaulan Ma’rufa: model komunikasi pendidik terhadap peserta didik dengan bahasa kebapakan, 4) Qaulan Maisuran: model komunikasi pendidik yang belum mampu untuk memenuhi permintaan peserta didik yang mengalami kesulitan, 5) Qaulan Karima: model komunikasi pendidik kepada orang yang lebih tua atau lebih tinggi derajatnya, 6) Qaulan Sadida: model komunikasi pendidik mengingatkan peserta didik dengan tegas. Nabi Muhammad SAW sebagai pendidik memiliki komunikasi yang baik sehingga dapat diterima oleh umatnya dan diikuti seluruh perkataan dan perbuatannya. Pendidik terbaik adalah pendidik yang mampu memberikan cara mendidik terbaik yakni mampu berkomunikasi dengan cara terbaik kepada peserta didik.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.