PENGEJAWANTAHAN AKAD DALAM PRODUK-PRODUK PERBANKAN SYARIAH

Nikmatul Masruroh - -

Abstract


Idealitas perbankan syariah sebagai institusi keuangan yang melaksanakan prinsip-prinsip Islam harus dijunjung tinggi dan direalisasikan secara nyata. Idealitas yang ada jangan sampai hanya dijadikan formalitas belaka tanpa menyentuh subtansinya. Artinya, ruh ekonomi yang syar‟i atau filosofi hadirnya per-bankan syariah harus benar-benar bersandarkan prinsip ekonomi Islam secara totalitas. Pemahaman dan wujud konseptualisasi ekonomi Islam jangan sampai menunjukkan wajah kegamangan akan sistem ekonomi, sehingga kajian akan konsep dan implementasinya harus dikaji secara lebih dalam lagi. Upaya ini diharapkan dapat melahirkan sistem perbankan syariah yang memang murni berdasar prinsip-prinsip yang ada, bukan lagi pemaksaan sistem perbankan konvensional yang di-syariah-kan. Karena nyatanya, kesan yang muncul pada sistem perbankan syariah saat ini adalah pemaksaan bank konvensional yang di-syariah-kan dengan menggunakan pilihan diksi lebih halus serta berkesan Islami.
Agar kesan tersebut tidak muncul, maka perlu pengejawantahan yang riil dari akad-akad transaksi menjadi produk-produk perbankan yang bisa diterima oleh masyarakat. Tentu saja, semua unsur perbankan harus memahami akad-akad yang akan diperjual belikan kepada nasabah. Meskipun, saat ini pengaplikasian produk perbankan tersebut belum maksimal, disebab


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.