MENAKAR EXCELLENCE MADRASAH IBTIDAIYAH

Hepni MM

Abstract


Sebagai lembaga pendidikan yang mempunyai ciri khas Islam, madrasah memegang peran penting dalam proses pembentukan kepribadian peserta didik, karena melalui pendidikan madrasah ini para orang tua berharap agar anak-anaknya memiliki dua kemampuan sekaligus, tidak hanya pengetahuan umum (IPTEK) tetapi juga memiliki kepribadian dan komitmen yang tinggi terhadap agamanya (IMTAQ). Oleh sebab itu jika memahami benar harapan para orang tua ini maka sebenarnya madrasah memiliki prospek yang sangat cerah.
Fakta empirik diatas menunjukkan bahwa kendati pemerintah telah mencanangkan pengembangan budaya religius sebagai bagian dari pembentukan karakter bangsa, Namun pada ranah empiris, implementasi pendidikan di berbagai unit pendidikan belum banyak memberikan implikasi signifikan terhadap perubahan prilaku peserta didik, padahal salah satu tujuan pendidikan adalah terjadinya perubahan, baik pola fikir (way of thinking), perasaan dan kepekaan (way of felling), maupun pandangan hidup (way of life) pada peserta didik.
Pengembangan budaya religius sebagai bagian dari pembentukan karakter bangsa menjadi sangat penting, karena tidak ada satupun negara yang sukses meraih pembangunan bila moralitasnya rendah. Masyarakat yang kokoh adalah mereka yang mempunyai pondasi moral dan etika yang kokoh sehingga mendorong timbulnya semangat kemandirian, kejujuran, kerja keras, tanggung jawab keluarga dan sosial. Al-Mawardi menyebutkan bahwa dekadensi moral merupakan hal paling cepat dalam menghancurkan bangsa dan sendi-sendinya. Gustave Le Bon juga menyebutkan bahwa dengan kemuliaan akhlak suatu bangsa akan menjadi terhormat, sebaliknya sebuah bangsa akan ambruk bila akhlaknya rusak.
Dilihat dari kesejarahannya, madrasah memiliki akar budaya yang kuat di tengah-tengah masyarakat, sebab itu madrasah sudah menjadi milik masyarakat. Apabila dewasa ini banyak ahli berbicara tentang inovasi pendidikan nasional untuk melahirkan pendidikan yang dikelola masyarakat (community based management), maka madrasah merupakan model dari pendidikan tersebut. Akan tetapi, dari sekian puluh ribu madrasah yang tersebar di seluruh pelosok tanah air ini sebagian besar masih bergumul dengan persoalan berat yang sangat menentukan hidup dan matinya madrasah, sehingga nilai tawar semakin rendah dan semakin termarginalkan. Lalu bagaimana menakar excellence madrasah ibtidaiyah. Tulisan ini berusaha mengurainya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.