PENGEMBANGAN MATERI EKOLOGI PADA KURIKULUM 2013 DI SD/MI

Wiwin Maisyaroh

Abstract


Permasalahan lingkungan di Indonesia semakin meningkat, berbagai pendekatan sudah dilakukan namun pada kenyataannya belum mampu menyelesaikan krisis lingkungan yang ada. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pendidikan, yaitu upaya pemahaman dan penyadaran masyarakat tentang konsep pembangunan lingkungan yang berkelanjutan baik melalui pendidikan formal maupun nonformal. Proses pembelajaran dapat memberikan ruang pemahaman dan kesadaran bagi peserta didik, dan pada akhirnya dapat muncul perubahan sikap dan perilaku yang lebih ramah lingkungan. Jenjang pendidikan dasar memegang perananan penting untuk memberikan pemahaman awal bagi seseorang, terbukti bahwa pembiasaan sikap dan perilaku sejak dini lebih efektif bagi perkembangan pemikiran seseoarang ketika dewasa. Berdasarkan Kompetensi Dasar yang tertuang dalam Kurikulum 2013, materi ekologi atau tentang lingkungan hidup dapat dikembangkan dengan melihat realitas lingkungan sekitar, serta memanfaatkan sumber daya sekitar dalam proses pembelajaran. Siswa akan lebih mengenal dan memahami ketika diajak berinteraksi langsung dengan alam sekitar. Proses pembelajaran berorientasi pada pembelajaran siswa aktif, mulai dari mengamati, menanya, mengasosiasi, dan berkomunikasi. Proses pembelajaran yang dikembangkan menghendaki kesabaran guru dalam mendidik peserta didik sehingga mereka menjadi tahu, mampu dan mau belajar dan menerapkan apa yang sudah mereka pelajari di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitarnya.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.