BISNIS ISLAMI DALAM BINGKAI FILSAFAT EKONOMI ISLAM

mahmudah -

Abstract


Abstrak
Dalam mengkaji permasalahan bisnis, tidak dapat lepas dari kajian ekonomi karena bisnis merupakan bagian dari kegiatan ekonomi. Ekonomi adalah fenomena masyarakat yang berusaha mencukupi kebutuhannya untuk mencapai kemakmuran. Dalam mencapai kemakmuran tersebut dapat ditempuh melalui bisnis. Karena dengan bisnis, kebutuhan dan kepuasan manusia secara material dan ekonomis dapat terpenuhi. Bisnis adalah suatu aktivitas yang bertujuan untuk mendapatkan laba (profit) dengan cara memproduksi barang atau jasa.
Sebagai agama yang menekankan pentingnya keberdayaan umat, Islam memerintahkan umatnya untuk bekerja dalam mencukupi kehidupannya. Bekerja, termasuk didalamnya aktivitas bisnis, merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Karena keberadaan manusia sebagai khalifah fi al ‘ardh dimaksudkan untuk memakmurkan bumi dan membawanya ke arah yang lebih baik. Berbisnis merupakan bagian integral dari ajaran Islam. Terdapat sejumlah ayat dan hadits yang menjelaskan pentingnya aktivitas bisnis itu
Konsep bisnis mempunyai makna eskatologis. Makna eskatologis terwujud apabila bisnis tersebut berdimensi vertikal (akhirat) dan berdimensi horizontal (dunia), mencakup keselamatan dan tujuan akhir kehidupan manusia. Untuk mewujudkan tujuan eskatologis tersebut, kejujuran dalam bisnis merupakan syarat utama yang harus dilaksanakan.. Seorang muslim yang melakukan bisnis dengan cara yang jujur sebagaimana diajarkan agama, ia tidak saja mendapatkan kebaikan yang sifatnya keduniaan, tetapi juga kebaikan untuk kehidupan di akhirat kelak.
Dalam praktek bisnis ada beberapa nilai etika Islam yang dapat mendorong tumbuh dan suksesnya bisnis, yaitu: Menerapkan konsep Iman, Islam dan Ihsan dalam berbisnis, ketelitian dan keteraturan, hemat, kejujuran dan keadilan, kerja keras, aqshid, khidmah dan amanah

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.