DIVISI KEPATUHAN BANK SYARIAH DALAM PENGAWASAN INTERNAL PEMBIAYAAN MUDHARABAH

daru Anondo

Abstract


Abstrak
Tulisan ini membahas peran divisi kepatuhan dalam pengawasan internal pembiayaan mudharabah Bank Syariah dan mengungkap adanya sikap-sikap konvensional yang menyertai peran divisi kepatuhan tersebut. Pembahasanperan divisi kepatuhan dan sikap-sikap yang muncul dalam pembiayaan mudharabah Bank Syariahdan mengungkapkan penyebab munculnya sikap-sikap konvensional. Juga mengungkapkan tahapan-tahapan yang sering diikuti dan mengharuskan keterlibatan SPK sebagai divisi kepatuhan Bank Syariah dalam proses pembiayaan mudharabahnya. Tahapan-tahapan yang sering diikutinya antara lain adalah tahapan persetujuan, tahapan pencairan dan tahapan pembayaran angsuran pembiayaan. Sesuaikondisi keterlibatan SPK tersebut, ditemukanlah beberapa potret peran SPK dalam proses pembiayaan mudharabah antara lain sebagai watchdog, dan mesin. Sikap-sikap konvensional tersebut adalah sikap kewaspadaan yang bertransformasi menjadi sikap kecurigaan, sikap ketidakpedulian, dan sikap ketidakpercayaan. Munculnya sikap-sikap tersebut tidak lepas dari adanya sikap preventif “yang berlebihan” oleh internal Bank Syariah itu sendiri, selain adanya legitimasi dari BI sebagai regulator tunggal perbankan yang ada di Indonesia yang mencangkokkan sikap-sikap ke dalam peran SPK.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.