POLA KOMUNIKASI PASCA PERSELINGKUHAN (Perspektif Psikologis dan Komunikasi Islam)

Maskud dakwah

Abstract


Keluarga dan dakwah adalah dua hal yang sebenarnya sangat berkaitan. Menjalin hubungan dalam ikatan pernikahan untuk mencapai keluarga yang harmonis bukanlah perkara yang mudah. Kasus perselingkuhan banyak ditemui di dalam kehidupan masyarakat dan juga bukan hal yang asing, permasalahan rumah tangga menjadi topik diperbincangkan diberbagai media massa. Pasca terjadi konflik perselingkuhan banyak pasangan yang pada akhirnya memutuskan hubungan dengan bercerai dalam upaya penyelesaian konflik. Keputusan tersebut diambil karena tidak ada jalan keluar yang lain. Namun ada pula pasangan yang tetap mempertahankan hubungan tersebut. Pasca terjadinya perselingkuhan akan berdampak kepada perubahan pola komunikasi. Pasca terjadinya perselingkuhan dalam hubungan pernikahan memunculkan pola komunikasi baru yaitu rendahnya kepercayaan pada pasangan, tingginya rasa ingin tahu terhadap pasangan, perubahan komunikasi dalam konteksnya dan pemilihan komunikasi tatap muka atau langsung dan menghindari keterlibatan pihak ketiga dalam menyelesaikan konflik dalam hubungan pernikahan. Namun ada pula pasangan hubungan pernikahan pasca terjadinya perselingkuhan memiliki pola komunikasi yang pasif, diam dan tidak peduli.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.