PETA PEMIKIRAN FIQH DI KALANGAN PESANTREN

Rijal Mumazziq Z

Abstract


Memetakan suatu pemikiran dapat dilihat dari sudut pandang apa
yang digunakan, atau didasarkan pada pola pemahaman
masyarakat (ulama, khususnya) terhadap sumber ajaran (agama)
dalam kaitannya dengan realitas sosial yang melingkupinya.
Dengan demikian, memotret dinamika pemikiran fiqh di pesantren,
salah satunya, bisa meminjam tiga kategorisasi, yaitu restriction of
traditionalist, modernist scripturalism, dan socio-historical
approach. Berda-sarkan alat baca itu, maka terdapat tiga nalar fiqh
pesantren; formalistik-tekstual (kelompok ini juga terbagi menjadi
dua: tekstualis radikal (ortodoks) dan tekstualis moderat), nalar
Fiqh Sosial-Kontekstual, dan Nalar Fiqh Kritis (Fiqh
Transformatif-Emansipatoris).

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 AL-AHWAL