Tantangan terhadap Institusi Pernikahan di Era Globalisasi

Abdul Wahab

Abstract


Pernikahan merupakan institusi sakral yang dihormati di seluruh
dunia, hingga sejak tahun 70-an muncul “institusi” tandingan
yang mengancam eksistensinya. Sejak saat itu sebagian orang telah
mempertanyakan kembali definisi pernikahan bahkan
menggugatnya sebagai bentuk ketidakadilan dan pengekangan,
utamanya pada kaum wanita. Berbagai survei menyatakan bahwa
lebih dari separuh wanita Barat saat ini tidak lagi mengawali
hubungan lain jenisnya dengan pernikahan. Meskipun secara tidak
langsung, globalisasi dengan segala kelebihannya ternyata
berperan cukup penting dalam mengubah pola pikir masyarakat
Barat terhadap kesakralan pernikahan yang mulai banyak digugat
tersebut. Hal ini telah berimplikasi serius pada tingginya
perceraian dan kehamilan di luar nikah, dan tentunya pada
degradasi moral masyarakat.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 AL-AHWAL