KONTROVERSI HUKUM ISLAM DI KALANGAN SAHABAT

Rafid Abbas

Abstract


Larangan penulisan hadis bersamaan dengan penulisan alQur’an sehingga menyebabkan kekhawatiran Nabi SAW bahwa al-Qur’an akan tercampur dengan hadis. Karena alasan itulah, untuk saat itu semua hadis dilarang ditulis. Adapun alasan lainnya tidak semua hadis redaksinya berasal dari Nabi saw, ada juga redaksinya dari sahabat, dan redaksi sahabat ini ada yang kontroversial di antara mereka sendiri, oleh karena itu harus dikaji ulang. Karena ada beberapa pemahaman yang berbeda ketika memahami sesuatu yang berasal dari Nabi, sedangkan para sahabat hanya mengandalkan hafalan saja. Hal ini menyebabkan mereka berbeda dalam berijtihad tentang hukum Islam. Perbedaan mereka dalam berijtihad ini sudah sampai pada taraf saling mengkritik di antara mereka. Sebagai contoh, anak zina adalah anak yang tercela, mayit dihukum karena tangisan keluarganya, orang yang tidak melakukan salat witr dianggap bukan bagian dari golongannya, pelarangan salat sunah setelah Ashar dan Subuh. Semua perbedaan itu berpengaruh bagi masyarakat dan harus dibahas dalam hukum Islam. Untuk itulah, perlu ada tinjauan ulang hadis yang berhubungan dengan masalah tersebut.
Kata Kunci: Kontroversi, Hukum, Zina, Mayat, Witr, Sunnah.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 AL-AHWAL